Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Aplikasi IGI Online

Perusahaan teknologi pendidikan, PT Infrastruktur Digital Edukasi (IDE), memberikan solusi Learning Management System (LMS) berbasis aplikasi mobile kepada pendidik yang bergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Kerja sama pembuatan aplikasi mobile "IGI Online" ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Sukarni Wongso, Direktur IDE, dan Danang Hidayatullah, Ketua Umum IGI, di Jakarta.

Simpelnya, IDE akan membuat aplikasi smartphone "IDI Online" untuk mendukung digitalisasi organisasi profesi guru IGI. Aplikasi ini juga untuk mendukung ekosistem pembelajaran digital Indonesia menjadi lebih baik, sekaligus siap membantu IGI menjadi organisasi modern dan bermanfaat bagi proses kemajuan anggota dan organisasi.

Direktur IDE Sukarni Wongso yang membacakan sambutan Steven Samudera, Presiden Direktur MobileCom, induk usaha IDE, mengatakan melalui sistem terintegrasi dan komprehensif, pihaknya berharap dapat membantu para pelaku pendidikan mulai dari guru, murid, pemangku kebijakan sekolah hingga orang tua bisa bersama-sama menjalankan proses pembelajaran dengan standar kualitas lebih baik melalui aplikasi Learning Management System.

“Kemitraan ini diharapkan dapat membantu sektor pendidikan di Indonesia, untuk dapat memberikan hasil pendidikan yang lebih baik dan meningkatkan kemampuan kerja para pendidik untuk generasi muda Indonesia,” ujar Steven.

Destaria Soe’oed, General Manager IDE, menambahkan kini akses menyeluruh kepada anggota IGI dapat dilakukan hanya dalam satu genggaman, dengan tujuan utama sebagai penunjang peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru secara online.

“Aplikasi IGI Online untuk memfasilitasi peningkatan wawasan anggota IGI dengan beragam pelatihan online yang dapat terukur dalam satu aplikasi. Juga menjadi fasilitas sistem informasi terpadu dua arah, pendukung transparansi keuangan organisasi, serta kemudahan transaksi anggota,” jelas dia.

Sementara Ketua Umum IGI Danang Hidayatullah menyatakan kolaborasi ini bertujuan untuk menghasilkan penguatan komitmen bahwa IGI akan terus bergerak bersama demi peningkatan kompetensi guru yang bermuara pada peningkatan kualitas pembelajaran bagi siswa.

Karena kita semua sadar, pendidikan adalah kunci peradaban. Melaluinya, kita menenun dan merajut harapan untuk kemajuan bangsa dan melalui guru harapan besar itu dititipkan, karena guru adalah garda terdepan pada proses panjang ini.

“IGI akan terus berkontribusi untuk kemajuan pendidikan Indonesia, melalui sinergi untuk Indonesia maju. Kami berkomitmen meningkatkan kompetensi guru, karena hanya guru yang mengerti kebutuhannya, oleh karena itu IGI hadir dari guru, oleh guru dan untuk guru,” ujarnya.

Menurut Destaria, setelah penandatangan kerja sama ini, pihaknya akan melakukan mengembangkan aplikasi mobile ini di awal semester II tahun ini.

"Kami targetkan kegiatan deployment aplikasi ini dilakukan sepanjang semester II tahun ini pula," ujarnya.

Saat ini jumlah anggota IGI mencapai 120 ribu lebih tenaga pendidik yang tersebar di seluruh Indonesia; 34 provinsi dan sekitar 500 kabupaten/kota.

Aplikasi IGI Online akan memiliki beberapa fitur utama, antara lain database terpusat IGI, forum komunikasi dua arah, transparansi keuangan organisasi, sisitem informasi dan aspiras (anggota IGI), peningjatan kompetensi, dan e-commerce.

"Fitur e-commerce hadir bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para anggota IGI dengan sistem pembayaran mobile payment sendiri dari MobileCom," pungkas dia.