Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kontrol Makan Kita Pada Saat Buka Puasa

Ketika waktu berbuka tiba, kita selalu disarankan untuk tidak makan secara berlebihan. Makan berat baru dianjurkan setelah salat Maghrib.

Walau begitu, tetap jangan makan secara berlebihan karena masih ada salat Isyak dan Tarawih. Makan berlebihan bisa membuat perut terasa begah dan tak nyaman untuk beribadah.

Usai salat tarawih yang dilakukan sebanyak 11 rakaat, sebagian orang memilih untuk memasak makanan sahur atau langsung tidur. Akan tetapi pada sejumlah orang, masih melanjutkan untuk makan karena merasa masih belum kenyang padahal saat makan sebelum salah tarawih dengan porsi yang cukup banyak.

Hati-hati jika hal tersebut terus terjadi. Coba tanya ke diri sendiri, apakah rasa lapar yang mendadak muncul setelah tarawih padahal sudah makan besar sebelumnya benar-benar lapar fisik. Atau jangan-jangan sebenarnya sedang didera lapar emosional atau lapar mata saja.

Hanya diri sendiri yang dapat mengetahui dengan pasti apakah itu lapar fisik atau lapar emosional atau lapar mata.

Benar-Benar Lapar Fisik atau Sekadar Lapar Emosional?

Menurut Dinda Utami, APKI Certified Trainer dan NLP Licensed Practitioner, ciri-ciri dari lapar fisik adalah perut yang terasa kosong dan terkadang berbunyi, disertai juga dengan menurunnya konsentrasi serta energi.

"Apabila setelah salat tarawih ada ciri-ciri lapar fisik, makanlah secukupnya dan tidak perlu sampai kenyang atau sampai perut terasa penuh," kata Dinda.

Apabila ciri-ciri tersebut tak ada, Dinda, mengatakan, bisa jadi ada alasan lain atau yang biasa disebut dengan lapar emosional.

Guna mengetahui itu dengan pasti, lanjut Dinda, duduk dengan tenang, minum segelas air putih, lalu lakukan kegiatan lain sambil bertanya kepada diri sendiri 'Apakah aku benar2 lapar?'.

"Only you have the answer," tandasnya.