Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kafein Dapat Menyebabkan Timbulnya Kecemasan Diri

Selama ini, minuman dengan kandungan kafein seperti kopi atau teh digunakan untuk menenangkan hati seseorang. Namun sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa penggunaan minuman berkafein untuk hal tersebut sesungguhnya tidak tepat.

Dilansir dari Medical Daily, kafein pada kopi, minuman ringan, minuman olahraga, serta suplemen nutrisi diketahui dapat mengaktifkan atau memperburuk gejala kecemasan pada seseorang. Kafein merupakan stimultan yang bisa berakibat buruk pada seseorang dengan kecemasan.

Penelitian menunjukkan bahwa efek kafein pada tubuh cukup sama seperti ketika seseorang ketakutan. Pasalnya, kafein bisa menstimulasi respons fight or flight pada seseorang.

Stimulasi yang terjadi ini bisa membuat kecemasan jadi memburuk dan bahkan memicu terjadinya serangan kecemasan. Ketika seseorang mengonsumsi terlalu banyak kopi, maka dia mungkin merasa tegang dan mood berubah-ubah serta terjaga selama semalaman.

Mengonsumsi lebih dari 400 miligram kafein sehari bisa membuat seseorangan mengalami stimulasi berlebihan dan jadi cemas. Hal ini juga dapat memicu munculnya gejala seperti detak jantung yang semakin cepat, mual, serta sakit perut.

"Kafein mungkin membantu beberapa orang untuk konsentrasi dan memberikan tambahan energi, namun hal ini juga dapat menyebabkan masalah pada mereka yang memiliki masalah kecemasan," terang Dr. Julie Radico, psikologis klinis di Penn State Health.

"Kafein bukanlah musuh. Namun saya menyarankan agar orang mengetahui batas sehat dan mengonsumsinya secara strategis karena hal ini mengaktifkan dan memunculkan gejala kecemasan," sambungnya.

Walau kecemasan merupakan masalah umum, banyak pasien dan dokter tidak menyangka bahwa kafein merupakan faktor potensial. Hal ini menyebabkan seseorang dengan gejala kecemasan tanpa sadar mengonsumsi kafein di atas batas wajar dan malah memperburuk kondisi mereka.