Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Merawat Gigi Pada Anak Kita

Masalah gigi berlubang merupakan suatu hal yang menjadi masalah bagi banyak orang. Hal ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari seseorang mulai dari kesulitan makan hingga tak bisa tidur.

Masalah gigi berlubang menurut sebuah penelitian diderita 3,5 miliar orang di dunia. Oleh karena itu, penting untuk tahu cara merawat gigi anak yang paling mendasar. Ratu Mirah Afifah, dokter gigi yang juga Head of Relationship Oral Care PT Unilever Indonesia, mengungkapkan cara menyikat gigi yang benar.

"Menggosok gigi sebaiknya dilakukan setelah sarapan pagi dan sebelum tidur selama 2 menit. Jadi, sisi kanan, kiri, atas, bawah, luar dan dalam masing-masing 30 detik. Disikatnya dengan gerakan memutar," kata Ratu.

Biasanya, anak mulai dianjurkan untuk menyikat gigi ketika sudah mampu membuang ludah atau sekitar usia 2 tahun.

"Anak sudah harus bisa meludah untuk bisa membuang pasta gigi dan jangan lupa didampingi oleh orangtua agar tidak tertelan," kata Ratu.

Jika pasta gigi terlalu sering tertelan, anak bisa menderita fluorosis.

"Kalau terlalu banyak fluor bisa terkena fluorosis. Awalnya terlihat seperti bercak putih, lama-lama menjadi cokelat dan membuat gigi menjadi lebih rapuh.

Untuk mencegah terlalu banyak paparan fluoride, sebaiknya kadar pasta giginya disesuaikan dengan usia. Bagi bayi, biasanya pasta giginya seukuran bulir padi.

Pada anak-anak atau balita, pasta giginya sebanyak biji jagung dan diratakan ke seluruh bulu sikat. "Jangan lupa dipastikan semua bulu sikat terkena pasta gigi. Karena kan menyikatnya nggak hanya pakai ujung sikat," terangnya.

Pencegahan gigi berlubang juga bisa dilakukan dengan mengurangi konsumsi makanan manis, lengket, minuman berkarbonasi serta rajin ke dokter gigi.